PERTAMINA SUMBAR TARGETKAN KONVERSI ELPIJI JANUARI 2010

17 11 2009


Jumat, 28 Agustus 2009

PT. Pertamina pemasaran wilayah Sumatra Barat (Sumbar) menargetkan konversi minyak tanah ke gas elpiji di daerah itu mulai Januari 2010 Padang, 28/8 (Antara/FINROLL News) – PT. Pertamina pemasaran wilayah Sumatra Barat (Sumbar) menargetkan konversi minyak tanah ke gas elpiji di daerah itu mulai Januari 2010 “Kita optimistis konversi elpiji rumah tangga di Sumbar tak akan menghadapi kendala berarti karena masyarakatnya cukup egaliter. Kita mengasumsikan pendistribusian sekitar 807.079 paket untuk 19 kab/kota,” kata Sales Representative (SR) PT Pertamina pemasaran wilayah Sumbar, Abdul Manan kepada ANTARA di Padang, Jumat.

Dia optimis pendistribusian ke 19 kabupaten/kota akan selesai dalam waktu tiga bulan. Sebagai langkah persiapan konversi tersebut jajaran Pertamina pemasaran wilayah Sumbar menjadwalkan mulai awal Desember 2009 telah dilakukan pemetaan wilayah, jelasnya. Selanjutnya diteruskan konsultasi dengan gubernur Sumbar serta bupati/wali kota se-Sumbar untuk menyamakan pandangan. Kemudian konsultan akan diturunkan hingga ke tingkat kecamatan untuk survei mana yang layak dan tidaknya pendistribusian lebih awal.

Menurut dia, terdapatnya asumsi untuk wilayah Sumbar sebesar 807.079 paket itu, karena diprediksi sekitar 40 persen masyarakat sudah memakai elpiji untuk kebutuhan rumah tangga di provinsi itu. Misalnya, di Kota Padang, menurut hasil data penduduk, terdapat 240.920 Kepala Keluarga (KK) dengan asumsi hanya sekitar 60 persen yang belum menggunakan gas elpiji untuk kebutuhan rumah tangga. Selain itu, saat ini total kebutuhan Sumbar akan elpiji sebanyak 70 metrik ton/hari dan selama Ramadhan hingga lebaran dicadangkan 15 persen. Kemudian, melihat dari pemakaian minyak tanah wilayah Sumbar, hanya 500 liter per hari, namun dalam konversi nanti termasuk masyarakat yang masih menggunakan bahan bakar kayu bakar dan pedagang kaki lima. Di kabupaten/kota di Sumbar, masih ada masyarakat yang tidak memakai bahan bakar kayu api sama sekali, di antaranya Kota Solok. Melihat kondisi ini, hanya dibutuhkan sekitar delapan konsultan mitra untuk turun kelapangan dan sudah bisa didistribusi secara serentak hingga Maret 2010.

Lebih lanjut dijelaskannya, bahwa dalam konversi minyak tanah ke elpiji Pertamina menyalurkan dalam bentuk –satu tabung elpiji ukuran tiga kg, satu unit kompor gas dan regulatornya. “Kita berharap masyarakat Sumbar untuk memulai belajar dalam penggunaan kompor gas sehingga saat konversi nanti semakin terbiasa dan tahu cara pemakaiannya yang benar,” imbaunya. Menurutnya, pemakaian elpiji pada rumah tangga jauh iritnya dibandingkan dengan mengandalkan bahan bakar minyak tanah, karena perbandingan dua liter minyak tanah hanya 1 kg gas elpiji. Jadi, untuk memasak dengan lima orang anggota keluarga pada satu KK, elpiji dengan ukuran tabung 3kg bisa mencukupi selama sembilan hari, diperkirakan pengeluaran masyarakat dapat dihemat sekitar Rp48 ribu/bulannya dibandingkan dengan memakai minyak tanah karena ada sampai Rp4.000/liter.

“Pemerintah untuk subsidi minyak tanah terkoreksi dana berkisar Rp45 hingga Rp48 triliun dan dengan konversi ke elpiji diperkirakan terdapat penghematan Rp24 triliun,”katanya. Dia mengungkapkan, dengan konversi elpiji yang telah dilakukan di wilayah Bali dan Pulau Jawa serta di Palembang Sumatra Selatan telah terdapat penghematan pemerintah sebesar Rp8 triliun. Konversi di wilayah Pulau Sumatra, selain Palembang juga telah dilaksanakan di Jambi dan beberapa kota di Sumatra Utara dan selanjutnya di Sumbar awal 2010. “Kita sangat berharap kesadaran dan kemauan masyarakat serta dorongan pemerintah daerah sehingga dalam pelaksanaan program konversi nantinya berjalan dengan lancar, juga sesuai target,”katanya. (KSA/B)


Aksi

Information

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




%d blogger menyukai ini: